Optimalisasi Pengelolaan Wakaf Produktif Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Umat
DOI:
https://doi.org/10.62196/nfs.v2i2.35Keywords:
Optimizing Productive Waqaf Managementto Improvethe Welfare Of The People.Abstract
One of the forms of worship ordered by Allah SWT is waqf, which in Islamic law means holding something for future use. Waqf is always expected to improve human welfare, therefore waqf must be maximized to achieve it. This research aims to find out how people living in Jalan Dayung 4, Sangata can live better if waqf management is optimized. To collect data in the field, this research uses interviews and documentation methods. In addition, a qualitative data analysis approach is used to collect and analyze data by starting from specific questions or facts to produce general conclusions. The results of the study show that optimizing productive waqf management can be done in several ways, one of which is by conducting partnerships. That is, the nadzir institution must carry out business cooperation between investors and capital owners who have an interest and similarity in doing waqf. Examples of partnerships that can be done are business investments with non-financial institutions and individual investments with sufficient capital.
References
Achmad Djunaidi dan Thobieb Al-Asyha. “Menuju Era Wakaf Produktif,” 2007, 90.
Ascarya, Siti Rahmawati, dan Nadratuzzaman Hosen. “‘Merancang Model-Model Wakaf Produktif’ Dalam International Seminar and The 2nd JIMF Call for Papers 2016.” Jakarta: Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah Bank Indonesia, 2016.
Departemen Agama Republik Indonesia. “Paradigma Baru Wakaf Di Indonesia,” n.d., 105.
Departemen Agama RI. “Panduan Pemberdayaan Tanah Wakaf Produktif Strategis Di Indonesia,” 2007, 121.
Direktorat Pengembangan Zakat dan Wakaf. “Direktorat Jendral Bimbingan Masyarakat Islam Dan Penyelenggaraan Haji,Wakaf Tunai Dalam Persfektif Hukum Islam,” 2005, 22.
Fitria Widiyani Roosinda. “Metode Penelitian Kualitatif,” 2021.
Kasdi. ““Pemberdayaan Wakaf Produktif Untuk Pengembangan Pendidikan,” n.d., 161.
Kemenag, Quran. “Al Baqarah 267,” n.d.
Lutfi, Mukhtar. “Optimalisasi Pengelolaan Wakaf.” Jurnal Skripsi, 2011, 28.
Magda Ismail Abdel Mohsin. “"Financing through Cash-Waqf: A Revitalization to Finance Different Needs,” Dalam International Journal of Islamic and Middle Eastern Finance and Management 6.,” 2013, 304–21.
Matthew B Miles, A Michael Huberman, dan Johnny Saldaña. “Buku Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook Ditulis,” 2018.
“Menurut Muhammad Syafi’i Antonio, Bank Syariah, Halaman 14.,” n.d.
mubarok, jaih. “Wakaf Produktif,” 2008, 27. Power point disajikan dalam kuliah PPs S2 Pendidikan Ekonomi, UM-Malang. 20 September 2013.
Nurjaman, Kadar. “Manajemen Personalia,” 2014, 204.
Nurul Huda dan Mohamad Heykal. Lembaga Keuangan Islam: Tinjauan Teoretis Dan Praktis. Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2010.
Rachmadi Usman. “Hukum Perwakafan Di Indonesia,” n.d., 135.
RI, UU. “Undang - Undang Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 2004 Tentang Wakaf, Pasal 5 Ayat 1,” 1970.
———. “Undang - Undang Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 2004 Tentang Wakaf Dan Kompilasi Hukum Islam.” Jakarta: grahamedia press, 2014.
rozalinda. “Manajemen Wakaf Produktif.,” 2015, 10.
Rukajat, Ajat. “Pendekatan Penelitian Kualitatif,” 2018, 69.
Suhairi. “Wakaf Produktif,” n.d., 39.
———. “Wakaf Produktif,” n.d., 4.
———. “Wakaf Produktif,” 2014.
———. “Wakaf Produktif,” 2014, 40.
Usman, Rahmadi. “Rachmadi Usman, Hukum Perwakafan Di Indonesia,” 2013, 134.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Zanuar Anwari, Ahmad Abrar, Gustang Gustang, Rahmawati Rahmawati, Titi Prihatin, Eko Nursalim

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






